Konser Musik Religi Untuk Palestina
Hari minggu 2 November 2008, di adakan konser musik religi untuk Palestina.
Beberapa hari sebelumnya aku yang mengetahui acara tersebut dari temanku langsung setuju dengan ajakannya menghadiri acara itu. Dengan alasan, sudah lama tidak menghadiri acara konser nasyid dan sudah lama juga tidak ada munasaroh atau pengumpulan dana untuk Palestina. Maka pada hari minggu kemarin kami berempat berangkat ke Gelora Bung Karno menggunakan mobil sedan milik temanku.
Acara di mulai pukul 9 dengan penampilan tari saman dan di lanjutkan dengan pertunjukkan teatrikal mengenai penjajahan zionis di Palestina. Kedua penampilan tersebut membuat kami berkesimpulan, ternyata sudah banyak perubahan dalam “jamaah” ini. Karena tari saman pastinya di bawakan oleh akhwat, dan pada penampilan teatrikal juga di mainkan oleh laki-laki dan perempuan. Padahal waktu kami sama-sama SMA atau awal-awal kuliah, tidak pernah ada pertunjukan nasyid dengan penampilan dari wanita. bahkan saat aksi damai tentang Palestina pun jarang sekali ada wanita yang berorasi. Yah itulah Sunnatullah dunia, akan selalu ada perubahan….
Setelah dua pertunjukan pertama di lanjutkan dengan grup nasyid asal Palestina yang membawakan nasyid dalam bahasa Arab. Penampilan mereka sangat menggugah, walaupun tidak mengerti arti dari nasyid yang di bawakan, tetapi mereka cukup bisa menghangatkan suasana menjadi sangat sedih dan mengharukan. Ditambah dengan orasi dari salah satu pimpinan redaksi sebuah media dari palestina yang di terjemahkan oleh salah satu MC. Orasi yang sangat bersemangat yang bisa membuat kami merasakan penderitaan saudara-saudara kami di Palestina, yang mengingatkan kami bahwa yang bisa kami lakukan hanyalah bantuan materi dan doa untuk mereka. Dan satu hal yang kembali mengingatkan kami dan membuat kami menyesal, yaitu kami tak bisa bahasa Arab. Dan kami menjadi berniat untuk belajar bahasa Arab, Bahasa Quran.
Acara di lanjutkan dengan penampilan dari Opick dan dilanjutkan dengan penampilan dari group nasyid Shoutul Harokah. Subhanallah penampilan dari Souhar (di singkat) sangat bersemangat, dengan tabuhan drum sebagai alat musiknya, membuat para ikhwan yang hadir melompat-lompat mengikuti alunan drum.
Sebenarnya kami menginginkan Izzatul Islam tampil sebagai penutup acara ini, tetapi ternyata setelah Souhar, yang tampil malah Sulis, dengan lagunya dengan tempo lembut, kemudian satu band anak muda dengan aliran rock, yang menurut saya band nyasar, karena lirik lagu mereka sama sekali bukan lagu religi. dan terakhir penampilan dari musisi dari Ma;aysia (klo gak salah) yg namanya Ebith A. G. yang ternyata lagunya lumayan enak.
Acara selesai jam 12.30 dengan kesimpulan dari kami “lumayan tapi agak mengecewakan” karena ternyata acaranya ada dua sesi, dengan dua tiket yang berbeda dan Izzatul islam tampil pada sesi ke dua. Ya sudahlah, toh kami sudah cukup terhibur dengan penampilan tadi. Akhirnya kami pulang setelah kami Sholat zhuhur.
Semoga akan ada munashoroh Palestina dalam waktu dekat…
Dan untuk saudaraku di Palestina….. Kami tahu, perjuangan kalian sangat berat. Kamipun tak bisa berbuat banyak untuk membantumu. Hanya doa yang tulus yang bisa kami haturkan kepada Allah Swt yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu.
Jangan pernah menyerah untuk menegakkan Kalimatullah di Bumi Palestina. Karena Allah tak akan menyia-nyiakan pengorbanan dan perjuangan kalian. Syurga Firdaus telah menunggu kalian wahai Jundullah.
No comments yet.
Leave a comment
-
Archives
- November 2008 (2)
- October 2008 (2)
- September 2008 (5)
- August 2008 (3)
- July 2008 (6)
- May 2008 (7)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS