BETE, KESEL, NYEBELIN
Perang tarif antar operator selular semakin menjadi, banyak operator memansang tarif yg murah untuk telp dan sms. Dampak positifnya memang pemakaian pulsa semakin hemat, tapi yg nyebelin makin banyak orang iseng yg pura2 salah sambung, minta kenalan, dan akhirnya jd ngeganggu.
Salah satu alasan aku ganti no hp, ya karena ada orang yg iseng, gak tau waktu telp malem2, sms yg aneh2 dan kadang gak sopan. Memang awalnya aku ngasih izin untuk kita kenalan dan jadi temen. toh berteman dengan siapa aja gak masalah. tapi ternyata, dia gak tau sopan santun. telp jam 12.00, sms gak jelas, trus no hp aku malah dikasih ke temen2 nya. aku kan jd bete.
setelah ganti no, aku berharap masalah dengan orang tak di kenal selesai ternyata tidak. baru sebulan ganti no, ada lagi orang yg pura2 nyasar dan minta kenalan. kali ini sikap aku gak sama, aku jadi galak dan gak mau bls sms nya, telp gak aku angkat. aku fikir nanti dia juga bosen sendiri.
aku salah lagi, ternyata orang itu makin penasaran, dia kasih tau no aku ke temen2nya. dan mereka semua jadi kayak menteror aku. sekarang ada 3 atau4 no yg sering sms dan telp aku, gak jelas banget. udah gitu, smsnya juga kurang ajar dan gak sopan. di tambah klo mereka nelp waktu aku lagi meeting dan hp lupa di silent. uhhh bete benget sih.
aku harus gimana donk???
satu2nya sms yg aku kirim ke mereka, isinya klo tau salah sambung, tolong jangan hubungin lagi. tapi mereka gak perduli…
kapan ya mereka bosen dan gak sms or telp2 aku lagi….
apa aku harus ganti no hp lagi???
Mencoba berbisnis
Minggu ini, aku dan beberapa teman2 SMA berencana untuk berbisnis kecil-kecilan. Kita mencoba mulai dengan modal yg tak terlalu besar dengan resiko yg kecil. Sebenarnya sudah dari lama kita ingin buka usaha tapi blom ada ide yg tepat, jenis udaha apa yg akan di jalani. Beberapa ide sudah di utarakan, mulai dari buka salon muslimah, buka toko baju muslimah, toko buku. tapi itu semua butuh modal yg besar dan perencanaan yg matang. Sehingga kita memutuskan untuk memulai dari yg kecil dahulu.
Akhirnya disepakati kita akan berjualan lulur, dan berbagai perlengkapan mandi wanita lainnya. Barangnya kita ambil dari produsen di Bali. karena Bali memang terkenal dengan produk2 kecantikan seperti lulur, sabun, dll.
Dengan berbekal pengalaman pribadi menggunakan produk tersebut, kita bisa mempromosikan produk tersebut dengan jujur. Dan karena sebagian besar dari kita sudah kerja, di tempat yg beda2, maka target pemasaran juga semakin luas.
Semoga bisnis yg baru kami mulai bisa berhasil, dan nantinya akan berlanjut dengan usaha lain yg lebih besar. Amien…
KANGEN KAMPUS…
Hari senin 4 Agustus 2008 jam 18.00 di sebuah bis kota…
Kumandang Adzan terdengar di antara bisingnya suara kendaraan. “Alhamdulillah, saatnya iftor”, aku mengeluarkan minuman jus dari dalam tas, berdoa, lalu meminumnya. “Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah yg masih memberi nikmat iman, islam, dan rizqi untuk berbuka.”
Sambil menikmati jus dan pemandangan di jalan raya, tiba2 aku teringat kenangan waktu aku kuliah. Waktu di kampus, nuansa islam sangat kental, shoum sunnah senin-kamis sudah hal membudaya, sehingga iftor bareng tak hanya dilakukan saat bulan ramadhan. hampir setiap minggu kita iftor bareng. Ada saja teman yang bawa / beli makanan untuk iftor rame2. ruang senat-pun berubah menjadi ruang untuk makan&minum saat iftor. Bahkan Lobi depan ruang senat terkadang di jadikan mushola dadakan untuk senatores shalat berjamaah.
Subhanallah, sangat indah ukhuwah islamiyah. Kebersamaan yg menjadi kenangan indah dan tak terlupakan sampai saat ini.
Dan kondisi di tempat kerja jauh berbeda dengan di kampus. Banyak dokter yg non-muslim, tak ada teman sebaya di kantor, tak ada lagi tausiyah yang menenangkan hati, ketika sedang sedih atau gundah, dll. Itu yg membuat aku rindu dengan kampus tercinta. Ingin rasanya kembali ke kampus….
Tapi waktu tak mungkin di ulang, salah satu cara kembali ke kampus adalah dengan mencari beasiswa untuk kuliah S2. Semoga suatu saat aku bisa kembali menyandang status mahasiswa..
Aku berdoa agar aku diberi kesempatan untuk kembali ke kampus, dan juga membaca doa robithoh seraya mengingat semua teman dan sahabat serta saudara2-ku waktu di kampus. Semoga doa yg kupanjatkan sesaat setelah iftor di ijabah oleh Alloh Swt.
Tak terasa bis kota telah mengantar aku sampai pada tempat pemberhentianku. Aku segera turun, dan jalan menuju rumah untuk segera menunaikan Sholat maghrib.
-
Archives
- November 2008 (2)
- October 2008 (2)
- September 2008 (5)
- August 2008 (3)
- July 2008 (6)
- May 2008 (7)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS